Panduan Arduino Uno untuk menampilkan jarak dari sensor HC-SR04 ke LCD I2C. Cocok untuk pemula. Termasuk wiring, kode, dan tips akurasi.
Mengukur jarak objek secara otomatis sangat berguna, baik untuk sistem parkir, robot menghindari halangan, atau alat bantu jarak. Di artikel ini, kamu akan belajar membaca jarak menggunakan sensor HC-SR04, lalu menampilkannya langsung ke LCD I2C 16×2, tanpa perlu komputer.
Kita akan mulai dari menyiapkan komponen, lalu menyusun kabel satu per satu, dan mengupload program ke Arduino.
Alat dan Bahan
| Komponen | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Arduino Uno | 1 | Mikrokontroler utama |
| Sensor HC-SR04 | 1 | Sensor ultrasonik jarak |
| LCD I2C 16×2 | 1 | Modul LCD dengan 4 pin (I2C) |
| Kabel jumper | 8 | Bebas warna, untuk sambungan |
Susun Kabel Sesuai Wiring Berikut

Koneksi HC-SR04:
- VCC → 5V Arduino
- GND → GND
- Trig → Pin 9
- Echo → Pin 10
Koneksi LCD I2C:
- VCC LCD → 3.3V Arduino (bisa juga 5V, penjelasan di bawah)
- GND LCD → GND
- SDA LCD → A4 Arduino
- SCL LCD → A5 Arduino
Catatan: LCD akan menyala lebih terang jika kamu hubungkan ke 5V. Jika memakai 3.3V, LCD tetap bisa menyala dan bekerja, hanya saja backlight-nya agak redup, seperti pada wiring gambar di atas.
Upload Kode Program
Setelah kabel tersambung rapi, buka Arduino IDE, lalu upload kode berikut:
#include <Wire.h>
#include <LiquidCrystal_I2C.h>
// Inisialisasi LCD I2C (alamat 0x27, ukuran 16x2)
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 16, 2);
// Pin sensor HC-SR04
const int trigPin = 9;
const int echoPin = 10;
long duration;
float distance;
void setup() {
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
lcd.begin(16, 2); // Menyalakan LCD
lcd.backlight(); // Nyalakan lampu belakang LCD
Serial.begin(9600); // Untuk monitor debugging
}
void loop() {
// Kirim sinyal ultrasonik
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(2);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
// Baca lama pantulan
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
// Konversi ke cm
distance = duration * 0.034 / 2;
// Tampilkan hasil
Serial.print("Jarak: ");
Serial.print(distance);
Serial.println(" cm");
lcd.clear();
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("Jarak:");
lcd.setCursor(0, 1);
lcd.print(distance);
lcd.print(" cm");
delay(500); // Update tiap 0.5 detik
}
Langkah 3: Penjelasan Kode dengan Bahasa Sederhana
lcd.begin(16, 2)memberitahu bahwa LCD yang kita pakai berukuran 16 kolom dan 2 baris.lcd.backlight()menyalakan lampu LCD agar tulisan terlihat.pulseIn(echoPin, HIGH)menghitung waktu pantulan suara (ultrasonik).- Rumus
duration * 0.034 / 2digunakan karena kecepatan suara di udara sekitar 340 m/s. - LCD akan menampilkan jarak secara langsung dalam centimeter, dan akan diperbarui setiap 0.5 detik.
Tips Penggunaan HC-SR04 dan LCD
- Letakkan sensor menghadap permukaan datar dan padat agar pantulan akurat.
- Jarak ideal untuk sensor ini: 2 cm – 400 cm.
- Jika LCD tidak menyala, coba ganti sambungan dari 3.3V ke 5V agar backlight-nya lebih terang.
- Jika teks tidak muncul, bisa jadi alamat I2C bukan
0x27. Gunakan sketch I2C Scanner untuk memastikannya.
→Cara Menggunakan I2C Scanner pada Arduino Uno
Kesimpulan
Dengan sensor HC-SR04 dan LCD I2C, kamu bisa membuat alat pengukur jarak otomatis hanya dalam beberapa menit. Artikel ini cocok untuk pemula karena komponen mudah didapat, kode sederhana, dan wiringnya tidak ribet.
Kamu sekarang punya dasar untuk membangun sistem parkir otomatis, alarm batas jarak, atau robot navigasi sederhana!
Diskusi lebih lanjut kontak di bawah :

Media sosial lainnya :
Baca juga :




